Dihadiri Novel Baswedan hingga Haris Azhar, Hendarsam Resmi Jadi Dirjen Imigrasi
JAK ONE – Sejumlah tokoh dari kalangan aktivis, advokat, hingga politikus menghadiri pelantikan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi, Rabu (1/4/2026).
Pelantikan dipimpin oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, di kantor Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Pengangkatan Hendarsam sebagai Dirjen Imigrasi tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 187/TPA dan Keputusan Presiden Nomor 188/TPA Tahun 2025 tentang Pengangkatan Pejabat Tinggi Madya.
Sejumlah tokoh yang hadir dalam acara tersebut antara lain mantan penyidik senior KPK Novel Baswedan, aktivis HAM Haris Azhar, serta eks Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo. Turut hadir pula advokat Saor Siagian.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Novel Baswedan dan Haris Azhar tampak mengenakan kemeja batik lengan panjang bernuansa cokelat. Novel hadir bersama Yudi Purnomo, sementara Haris Azhar memasuki aula bersama Menteri Agus Andrianto.
Selain itu, sejumlah pejabat dan politikus juga terlihat hadir, di antaranya Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Ketua Fraksi Gerindra DPR Budisatrio Djiwandono, Sekretaris Fraksi Gerindra DPR Bambang Hariyadi, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman, Wakil Ketua Komisi III DPR Rano Alfath, serta Ketua MKD DPR Nazaruddin Dek Gam.
Profil Hendarsam Marantoko
Hendarsam Marantoko lahir di Tanjung Karang, Lampung, pada 22 Desember 1977. Ia merupakan lulusan hukum dari Universitas Lampung dan melanjutkan studi Magister Hukum di Universitas Gadjah Mada dengan konsentrasi Hukum Bisnis.
Dalam kariernya, Hendarsam dikenal sebagai advokat dengan pengalaman luas di bidang litigasi dan non-litigasi. Ia mendirikan firma hukum Hendarsam Marantoko and Partner (HMP) Law Firm pada 2007, serta pernah berkarier di sejumlah firma hukum ternama di Jakarta.
Selain aktif sebagai praktisi hukum, Hendarsam juga terlibat dalam berbagai organisasi, seperti Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI), hingga Himpunan Kurator dan Pengurus Indonesia (HKPI). Ia juga menjabat sebagai Ketua DPP Partai Gerindra bidang kajian hukum.
Pelantikan ini menandai babak baru kepemimpinan di Direktorat Jenderal Imigrasi, dengan harapan dapat memperkuat kebijakan dan pelayanan di bidang keimigrasian Indonesia.
