Guardiola: Pengganti di Man City Harus Punya Identitas Sendiri
JAK ONE – Pep Guardiola menegaskan bahwa sosok penggantinya di Manchester City harus memiliki karakter dan filosofi sendiri, bukan sekadar meniru gaya kepelatihannya.
Menjelang laga terakhir musim kontra Aston Villa, Guardiola menilai keberhasilan seorang pelatih ditentukan oleh kemampuan membangun identitas pribadi di dalam tim.
“Tidak akan berhasil jika hanya meniru dan menjiplak dalam pekerjaan seperti ini. Anda harus unik, alami, dan menjadi diri sendiri,” kata Guardiola.
Pelatih asal Spanyol itu dipastikan akan meninggalkan Manchester City pada akhir musim, menutup era sukses selama 10 tahun di Etihad Stadium. Bersama The Citizens, Guardiola sukses mempersembahkan enam gelar Liga Inggris, satu trofi Liga Champions, hingga Piala Dunia Antarklub.
Nama Enzo Maresca kini disebut-sebut sebagai kandidat kuat pengganti Guardiola. Maresca bukan sosok asing bagi City karena pernah menjadi staf kepelatihan Guardiola sebelum melanjutkan karier bersama Leicester City dan Chelsea.
Guardiola pun percaya siapa pun pelatih berikutnya harus membawa pendekatan sendiri demi menjaga daya saing klub.
Di sisi lain, pria berusia 55 tahun itu juga masih menghadapi sorotan terkait 115 tuduhan pelanggaran aturan keuangan Liga Inggris yang menjerat Manchester City. Meski begitu, Guardiola menegaskan dirinya tetap percaya terhadap proses yang dijalani klub.
“Saya mempercayai mereka karena saya tahu bagaimana mereka bekerja dan apa yang mereka lakukan,” ujar Guardiola.
