Kemendag Dukung Go-Woman.id Tingkatkan Kapasitas UMKM Perempuan
JAK ONE – Go-Woman.id menggelar seminar bertajuk Merintis Bisnis Rumahan Sebagai Langkah Baru Kemandirian Finansial di Hotel Ciputra Cibubur, Sabtu (4/7). Kegiatan yang didukung Kementerian Perdagangan (Kemendag) tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya perempuan, dalam membangun bisnis yang berkelanjutan.
Mengusung tema “Ibu Bertumbuh”, seminar diikuti ratusan peserta yang sebagian besar merupakan pelaku UMKM dan calon wirausaha. Berbagai materi yang disampaikan mencakup strategi membangun usaha, penguatan branding, pengelolaan biaya produksi, hingga optimalisasi pemasaran digital.
Direktur Bina Usaha Kementerian Perdagangan RI, Franciska Simanjuntak, S.H., MSE, mengatakan pemberdayaan UMKM perlu didukung melalui peningkatan kompetensi pelaku usaha agar mampu meningkatkan daya saing produk.
Menurutnya, penguatan kapasitas UMKM menjadi salah satu langkah penting untuk mendorong produk lokal menembus pasar yang lebih luas, mulai dari tingkat nasional hingga internasional.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bendahara Umum APRINDO, Siti Susanti, menilai konsistensi menjadi tantangan utama bagi pelaku UMKM setelah memulai usaha.
Ia mengingatkan pentingnya menjaga kualitas produk, membangun kepercayaan konsumen, serta menentukan strategi branding sejak awal, baik dengan memperkuat identitas usaha maupun produk yang dipasarkan.
Selain itu, pelaku usaha juga perlu memahami perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) agar biaya produksi dapat dikelola secara efisien dan margin keuntungan tetap terjaga.
Sementara itu, Co-Founder Goodthings sekaligus content creator Angela Adelia F. memaparkan pentingnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran.
Menurutnya, platform digital seperti TikTok dan Instagram kini menjadi kanal utama konsumen dalam mencari informasi produk.
Ia mendorong pelaku UMKM untuk memahami algoritma media sosial, menyusun konten yang menarik sejak awal, memanfaatkan kata kunci yang relevan, serta membangun interaksi yang konsisten dengan calon pelanggan.
Founder & CEO Go-Woman.id, Catherina, mengatakan seminar tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong semakin banyak perempuan memiliki kemandirian ekonomi melalui kewirausahaan.
Menurutnya, perempuan memiliki potensi besar untuk mengembangkan usaha yang tidak hanya meningkatkan pendapatan keluarga, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.
Sebagai penutup, peserta mengikuti sesi kurasi produk UMKM untuk memperoleh masukan mengenai kualitas produk, kemasan, hingga peluang pengembangan pasar.
Go-Woman.id berharap kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan sektor swasta dapat terus diperkuat guna mempercepat transformasi UMKM Indonesia menjadi lebih kompetitif dan berdaya saing.
